Di Indonesia umumnya penyakit TBC (tuberkolosis) mencapai lebih dari 150 ribu kasus pertahun. Yang mana penderita TBC tidak hanya orang tua saja akan tetapi dewasa, remaja bahkan anak-anak. Penyakit TBC sendiri merupakan penyakit bakteri menular (Mycobacterium tuberculosis) berpotensi serius di bagian dalam tubuh yaitu paru-paru. Selain paru-paru TBC juga dapat menyerang anggota tubuh yang lain, sepeti ginjal, tulang belakang, dan otak.
Sudah banyak kasus TBC di Indonesia yang menyebabkan kematian. Bahkan Indonesia termasuk urutan tertinggi di dunia tepatnya di angka ke 3 dalam kasus TBC tersebut. Dalam hal ini di butuhkan tingkat kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar kita karena bakteri penyebab TB menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Apabila sudah ada anggota keluarga yang terkena TB maka diperlukan perhatian ekstra supaya anggota keluarga yang lain tidak tertular. Untuk peralatan makan seperti piring gelas ataupun sendok upayakan tidak bercampur dengan penderita TB guna mencegah timbulnya penularan dan tetap memakai masker walaupun berada dalam ruangan.
Setiap orang yang terinfeksi TB memiliki gejala yang berbeda-beda. Bahkan ada juga sebagian orang yang tidak memiliki gejala sama sekali. Awal mula penderita ada yang mengalami batuk terus-menerus berlangsung hingga 2-3 minggu. Batuk tersebut disertai nyeri dada dan bisa juga sampai mengeluarkan bercak darah. Si penderita merasa menggigil dan berkeringat di malam hari dan kadang merasa demam yang sangat tinggi. Akan sangat mudah kelelahan bahkan untuk berdiri saja tidak bisa lebih dari 7 menit. Napas pendek serta penurunan berat badan yang sangat drastis sekali karena hilangnya nafsu makan. Jika ada diantara kalian yang memiliki gejala tersebut segera lakukan pemeriksaan ke Puskesmas terdekat. Pihak rumah sakit akan melakukan tes dahak dan juga rontgen untuk melihat hasilnya dan jika di nyatakan positif TBC maka harus melakuan pengobatan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar